Pengalaman Saya Menjalankan Diet Ketofastosis

Sudah 2 tahun terakhir saya mengikuti diet yang disebut dengan diet Ketofastosis. Sebenarnya diet ini bukan diet yang asing dan lebai, pasalnya banyak dokter-dokter dan ahli kesehatan dalam negeri maupun luar negeri menganjurkan dan bahkan mempraktekkan serta menjalani pola makan ini.

Taruhlah di luar negeri semisal Dr Eric Berg yang bisa dilihat di channel youtubenya yang sudah mendapat 10 juta subscriber, ada Dr Ekberg yang bisa juga dilihat di channel youtubenya dengan jutaan subscribernya pula. Mereka menganjurkan dan menjalani pola makan ini dengan juga menganjurkan untuk melakukan intermitten fasting (puasa intermiten).
Pengalaman Saya Menjalankan Diet Ketofastosis

Pengalam Menjalani Ketofastosis


Berangkat dari keluhan akibat gula darah tinggi yang saya alami, saat itu kebetulan ada keluhan lama yang kembali saya rasakan akibat masalah batu ginjal yang kembali muncul, sebelumnya saat berdiri saya merasakan sangat lemas bahkan sewaktu-waktu bakal ambruk, teringat pas sedang shalat asar waktu itu, ketika bangkit dari ruku serasa mau kolaps. Singkat cerita saya periksakan ke dokter, setelah diminta cek darah lengkap, ujungnya saya di-voniskena DM (diabetes mellitus) tipe 2, karena gula darah puasa (GDP) saya mencapai angka 250 mg/dl.

Awal Mula Ikut Ketofastosis


Mulailah saya cari di youtube tentang cara mengatasi Diabetes Melitus, teringat saya ketemu dengan video ini:

Bismillah saya mulai melakukan diet atau gaya hidup dan lifestyle ketofastosis demi mendapatkan lagi kesehatan yang maksimal, setelah 2 tahunan melakukan pola hidup ini, Alhamdulillah berkat taufik dan karunia dari Allah saya merasakan kesehatan yang membaik dan saya menilai bahwa pola hidup saya berubah drastis, banyak hal tentang kesehatan badan yang baru saya tahu dengan bergabung di grup facebook membaca berbagai sharing pengetahuan di grup tersebut, terutama memperhatikan 5 pilar sehat ala ketofastosis; makan rendah karbohidrat, tidur cukup, kendalikan stress, olahraga/aktif bergerak dan puasa intermiten (intermittent fasting). Semua saya mulai amalkan dengan coba disiplin, sehingga alhadulillah perkembangan yang baik dengan kesehatan yang cukup prima mulai saya rasakan, diiringi dengan meng-update terus pengetahuan saya dengan banyak pengetahuan tentang hakikat sehat baik dari tokoh dala negeri dan luar negeri, tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada founder KFI (Ketofastosis Indonesia) Bapak Tyo Prasetyo yang dengan banyak pencerahan dari beliau, banyak orang telah terbantu untuk mendapatkan arahan tentang sehat.

Untuk diketahui grup facebook Ketofastosis bisa diakses untuk mengetahui berabagi sharing berhara mereka-mereka yang dengan berbagai keluhan penyakit, bisa beriktiar sembuh dengan pola hidup rendah asupan karbohidrat ini, lengkap dengan testimony dan curhatan terkait dengan awal mula dan suka duka di awal-awal mereka memulai pola hidup rendah karbo (low carb) Ketofastosis Lifestyle.

Saya pribadi menilai bahwa pola Ketofastosis ( gabungan antara keto dengan fasting/puasa) dengan melihat dan mengamati intinya baik yang dijelaskan oleh para tokoh keto luar maupun dalam negeri sama saja, intinya adalah pada 5 pilar di atas (cukup istirahat, rendah stress, puasa, banyak bergerak/olahraga dan makan rendah karbo), walupun dalam detail-detailnya mungkin saja ada sedikit perbedaan.
Blogpenesia
Blogpenesia Blog paforit saya Blogpenesia

Posting Komentar untuk "Pengalaman Saya Menjalankan Diet Ketofastosis"